Dana BLT Covid-19 Dipakai Sewa PSK dan Berjudi, Kades Askari Diringkus

Gambar Gravatar
Januari 13, 2021-News, Ragam

Nasional.id – Askari (44), Kepala Desa Sukowarno, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan (Sulsel), kini mendekam di sel tahanan Polres Musirawas karena diduga telah menyalahgunakan dana BLT sebanyak 187,2 juta rupiah.

Dana tersebut adalah Bantuan Sosial yang semestinya digunakan untuk warganya yang terdampak Covid-19 tapi malah diduga digunakan berfoya-foya menyewa Pekerja Seks Komersial (PSK) dan bermain judi.

Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy kepada wartawan mengatakan bahwa berkas perkara dugaan korupsi dana BLT dana desa ini sudah dinyatakan lengkap atau P21. Karena itu, perkaranya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan berikut barang bukti.

“(Berkasnya) sudah lengkap dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan beserta barang bukti berupa dokumen pengajuan pencairan BLT DD, Rekening koran desa, surat teguran dari BPD, kecamatan dan DPM Kabupaten Musirawas,” ungkap Efrannedy, Selasa (12/1/2021).

Besaran dana bantuan yang diduga disalahgunakan oleh oknum kades tersebut, masing-masing KK dialokasikan sebesar Rp600 ribu. Pencairan dana tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama berhasil disalurkan, namun tahap kedua dan ketiga diduga tidak disalurkan sehingga totalnya Rp187.200.000.

Kini Askari mendekam di sel tahanan sejak tanggal 14 September 2020 lalu dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi menjerat tersangka dengan pasal 3 UU RI No 20 tahun 2001 perubahan atas pasal 31 tahun 1999 jonto pasal 8 UU tindak korupsi, dengan ancaman 20 tahun, denda minimal Rp 50 juta dan maksimal Rp1 milyar. (**/ns)

Komentar