Berdiri di Lahan Aset Pemda, Puluhan Kios di Kawasan Muara Angke Terancam Dibongkar

Gambar Gravatar
Selasa, 23 Mar 2021, 7: 37 am-Ragam

Nasional.id, Jakarta – Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Utara memastikan akan melakukan penertiban terhadap pembangunan kios yang berdiri di lahan milik Pemprov DKI Jakarta di area Pelabuhan Perikanan Muara Angke.

“Info dari Kecamatan Penjaringan sudah diusulkan penindakannya,” terang Seksi Pengawasan Sudin Citata Jakarta Utara, Kihajar Bonang saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Senin (22/03/2021).

Kepala Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Utara, Lamhot Tambunan mengatakan, pihaknya tidak mendapati adanya permohonan pengajuan IMB sebagaimana  objek bangunan dimaksud.

“Sebagaimana objek yang dimaksud, Jalan Dermaga Kawasan Perikanan Muara Angke Tidak pernah ada mengeluarkan (menerbitkan IMB),” terangnya saat dikonfirmasi terpisah.

Dalam pengecekan, Lamhot pun meminta agar penyertaan RT/ RW serta pemilik bangunan atau nama pemohon dapat disebutkan. Sehingga, dapat memudahkan sistem juga dalam mencari atau membaca pencariannya.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Mahad mengatakan, terkait izin penggunaan lahan telah diajukan pihak ketiga ke Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI pada tahun 2018.

“Jadi yang saya ketahui saudara Warjo ini telah mengajukan permohonan sewa  lahan, namun sampai saat ini memang SK (Surat Kuasa) nya belum juga terbit,” jelasnya.

Menurut Mahad, izin pengelola lahan sendiri ada pada BPBD Provinsi DKI Jakarta.  Mengingat, lahan yang akan dikelola dan sewa cukup luas yakni sekitar 2.000 meter.

Sebelumnya, warga dan pemilik kios di kawasan Pelabuhan Perikanan Muara, Penjaringan, Jakut mempertanyakan  proyek bangunan yang berdiri di lahan milik Pemprov DKI.

Melihat fisiknya, proses pembangunannya sendiri saat ini telah mencapai sekitar 30 persen . Pembangunannya pun diperuntukan untuk gudang peralatan perkapalan, dan pengerjaannya masih terus berlanjut. (ED/NS)