Pemkot Jakut Mulai Pembangunan Waduk Belibis Semper Barat

  • Whatsapp
Pemkot Jakut Mulai Pembangunan Waduk Belibis Semper Barat
Pemkot Jakut Mulai Pembangunan Waduk Belibis Semper Barat
Sebarkan

Nasional.id, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) memulai pembangunan waduk Belibis, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Minggu (25/10/2020). Pembangunan ini diawali dengan melakukan syukuran (Potong Tumpeng).

Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menerangkan, pembangunan waduk seluas 3,8 Hektar dikerjakan melalui kolaborasi semua pihak yang melibatkan SKPD terkait, masyarajat dan swasta.

Bacaan Lainnya

“Waduk yang dibangun ditanah seluas 3,8 hektar milik Dinas SDA DKI Jakarta melibatkan masyarakat dan swasta berupa akses yang disediakan untuk mobilisasi alat berat,” terangnya.

Kemudian kata dia, bantuan juga diberikan oleh PT. Supercrane berupa Beeko Long Arm serta bantuan bahan bakar minyak (BBM) dari PT. Justus.

“Seperti diketahui, belajar dari pengalaman dari tahun 2010 lalu, wialayah Semper Barat ini pada saat hujan intensitas curah hujan tinggi akan mengalami genangan dengan ketinggian mencapai satu meter,” kata Sigit.

Menurut Walikota Jakarta Utara, nantinya waduk tersebut akan menampung debit air dari Kali Gubuk Genteng dan Kali Progo dimana Kali tersebut mempunyai jalur yang vital khusunya aliran Kali Cakung Darin dan Kali Cakung lama.

Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D Hj. Neneng Hasanah merasa bersyukur dengan adanya pembangunan waduk belibis tersebut. Menurutnya, dengan adanya waduk tersebut diharapkan wilayah Kampung Kandang tersebut tidak kebanjiran.

“Ini kan daerah rawan banjir, khususnya RW 16 Kelurahan Senper Barat yang biasa jika banjir ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa. Dengan adanya waduk ini insyaallah tidak terjadi banjir lagi,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Hj. Neneng Hasanah juga meminta Suku Dinas SDA Jakarta Utara segera membuat blok plain perencanaan kegiatan, agar dapat diajukan kedalam APBD DKI Tahun 2021.

“Pembangunan waduk ini kan butuh biaya besar, tidak hanya dibangun waduk saja tetapi juga harus ada kelengkapannya seperti taman, jalan dan lainya. Nah jika pada tahun ini atau tahun 2021 belum ada kajian perencanaan pembangunan pastinya pengerjaan akan molor lagi,” tegasnya.

“Mumpung APBD DKI Tahun 2021 belum ada pembahasan saya mendesak Walikota Jakarta Utara dan Suku Dinas SDA Jakarta Utara untuk secepatnya membuat anggaran perencanaan pembangunan waduk agar pada tahun kedepanya diwilayah Semper Barat dan Sukapura tidak terjadi banjir lagi,” tandasnya. (ED/NS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *