Proses Pilkada Selayar Memasuki Tahap Coklit

Gambar Gravatar
Senin, 20 Jul 2020, 9: 03 am-Regional
Sebarkan

Nasional.id – Tahapan demi tahapan dilalui dengan mulus oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan (Sulsel), sampai hari ini, proses pilkada memasuki gerakan coklit serentak.

Proses ini diawali oleh jajaran panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) di bawah pemantauan langsung koordinator divisi hubungan masyarakat, data, informasi, dan hubungan antar lembaga, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi-Selatan.

Uslimin bersama rombongan yang berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Selayar, menyaksikan dan menghadiri langsung giat tersebut.

Giat diawali dengan pembagian tim coklit. Tim satu yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, melakukan proses coklit terhadap bupati dan wakil bupati, didampingi panitia pemilihan kecamatan (PPK) Kecamatan Benteng, dan panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) di TPS setempat.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin menuturkan bahwa tahapan coklit serentak diawali dengan kegiatan apel siaga bersama dengan jajaran Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI)

“Apel siaga tersebut dilakukan secara virtual di sebelas titik wilayah kecamatan daratan dan kepulauan Selayar,” tuturnya.

Sementara itu, koordinator divisi tekhnis, Andi Dewantara kepada wartawan menjelaskan bahwa coklit serentak juga dilakukan terhadap Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Mappatunru bersama keluarga.

“Proses coklit terhadap ketua DPRD Kepulauan Selayar, dihadiri dan disaksikan langsung oleh koordinator divisi Hubungan Masyarakat, Data, Informasi, dan Hubungan Antar Lembaga, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi-Selatan, Uslimin, bersama rombongan” ucap Andi Dewantara.

Gerakan coklik serentak, kata Andi Dewantara, dimaknai sebagai gerakan nasional dalam rangka menggenjot dan meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat agar dapat lebih pro aktif dalam memberikan informasi sehingga data pemilih yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan pemutakhiran data pemilih (PDP) dapat lebih valid.

“Dalam konteks tersebut, kami meminta agar seluruh masyarakat berkenan menerima kehadiran petugas pemutakhiran data pemiih (PPDP) yang terhitung sejak hari, Rabu (15/07) lalu, telah secara resmi memulai kegiatan PDP. PDP sendiri dijadwalkan akan berlangsung sampai hari, Kamis 13 Agustus mendatang,” ungkapnya Minggu (19/07).

“Untuk mendukung kelancaran tahapan PDP, maka warga masyarakat diminta kesediaannya untuk mempersiapkan dokumen identitas kependudukan dimulai dari dokumen E-KTP dan kartu keluarga (KK). Melalui kegiatan coklit serentak ini, seluruh komponen warga masyarakat diharapkan dapat menggunakan dan menyalurkan hak pilihnya dalam pelaksanaan pilkada tanggal, 9 September 2020 mendatang” kunci Andi Dewantara. (af/ns)

Komentar