Dugaan Pemalsuan Dokumen Pamsimas di Desa Bea Resmi Dilapor ke Polisi

Gambar Gravatar
Agustus 25, 2020-Regional

Nasional.id, Muna, Sultra – Kasus dugaan pemalsuan dokumen Program Nasional Penyediaan Air Minum (PAMSIMAS) di Desa Bea, Kecamatan Kabawo,

Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi dilaporkan ke Polres Muna oleh Gerakan Masyarakat Desa Bea Anti Korupsi, Senin kemarin (24/08/2020).

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho menyambut langsung kedatangan masyarakat yang berniat melaporkan dugaan pemalsuan dokumen tersebut.

“Terkait kedatangan Saudara-saudara (untuk melaporkan dugaan pemalsuan dokumen) saya akan segera menyuruh anggota agar segera menindak lanjuti laporan ini,” ucap Debby.

Senada dengan Kapolres, Kasat Reskrim Polres Muna IPTU Hamka juga mengatakan akan segera menindak lanjuti laporan masyarakat Desa Bea tersebut.

“Kami akan turun di lapangan untuk memeriksa semua bukti-bukti fisik terkait laporan ini. Apabila terbukti, maka kami akan memprosesnya sesuai hukum berlaku,”

Di tempat terpisah, salah seorang warga Desa Bea saat ditemui nasional.id, mengaku heran dengan adannya Program Pamsimas di Desa Bea sebab tidak pernah dibahas dan tidak pernah diinformasikan kepada masyarakat.

“Tentu kami heran bila ada program Pamsimas di Desa Bea, sebab tidak pernah dibahas dan tidak pernah diinformasikan kepada kami (Masyarakat),”

“Dan juga masyarakat tidak pernah menandatangi dokumen kesanggupan atas program ini” ucap sumber yang enggan namanya dimediakan, Selasa (25/08). (Ardian/Ns)

Komentar