PT KAI Bantah Beri Izin Penggunaan Lahan Untuk Usaha Pangkalan Pasir

Gambar Gravatar
Agustus 20, 2020-News

Nasional.id, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta, membantah keras memberikan izin usaha terhadap pangkalan dan penjualan pasir yang dikelolanya, di Jalan RE Martadanita Papanggo Tanjung Priok Jakarta Utara.

Bantahan tersebut ditegaskan Humas PT KAI Daops 1 Eva Chairunisa saat dikonfirmasi wartawan terkait klaim tersebut, Kamis (20/08/2020).

“Klaim tersebut tidak benar, hingga kini PT KAI tak pernah mengeluarkan surat izin penggunaan lahannya kepada swasta, apalagi untuk usaha komersil seperti usaha pangkalan pasir,” tegasnya.

Eva mengatakan, pihaknya akan mendatangi dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan tersebut untuk menindaklanjuti persoalan ini.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara Sigit Wijiatmoko ketika ditanyakan perihal ini mengatakan, pihaknya melalui Kasatpol PP Jakarta Utara Yusuf Majid telah memanggil pihak pimpinan perusahaan untuk mengklarifikasi terkait izin yang dimiliki.

“Kita juga akan periksa keabsahan semua dokumen yang dimiliki, kita klarifikasi dan konfirmasi ke pihak perusahaan,” kata Sigit.

Sedangkan, Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru Sugiyanto, dengan tegas meminta Pemkot Jakarta Utara menyegel dan menutup usaha pangkalan pasir tersebut, karena jelas melanggar tata ruang wilayah (RTRW).

“Apalagi jika memang betul tidak ada izin dari pihak PT KAI, belum lagi izin lingkungan sekitar. Sepertinya Pemkot Jakarta Utara harus tegas menutup usaha tersebut,” tandas Sugiyanto yang juga salah satu tokoh masyakat Tanjung Priok tersebut. (ED/NS)

Komentar