‘Setinggi Apapun Aku Terbang, Tidak Akan Mencapai Surga, Bila Tidak Shalat 5 Waktu’ Status Capt Afwan

Gambar Gravatar
Januari 10, 2021-Nasional

Nasional.id – Warga net saling berbagi cerita tentang Capt Afwan, Pilot Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, tepatnya dekat Pulau Laki, Sabtu kemarin 9 Januari 2021.

Pengguna facebook dan twitter serta pengguna media sosial lainnya saling berbagi cerita tentang sosok Capt Afwan yang mereka kenal santun, dermawan, alim dan yang pasti tidak pernah meninggalkan solat lima waktu.

Menurut pengguna twitter @jokobandit, sebelum kejadian, Capt Afwan memposting status yang menerangkan bahwa meski pun dirinya terbang setinggi apapun tak akan bisa mencapai surga bila tidak melaksanakan shalat lima waktu.

“‘Setinggi apapaun aku terbang, tidak akan mencapai SURGA, bila tidak SHALAT lima waktu,’ Begitu bunyi status Capt Afwan pilot #SJ182 sebelum terbang,” tulis @jokibandit yang dibagikan dilaman twitter.

Dimulai dari status itu, pengguna twitter lainnya mulai menulis kenangan kenangan tentang Capt Afwan yang mereka kenal sebagai sosok yang religius dan suka berbagi.

“Sebelum resign th 2017 tunangan saya jadi enginer di sriwijaya dan kenal baik dengan captain afwan, beliau terkenal captain paling baik dan religius di SJ, sering ngaji dan ngajakin sholat jamaah di musholla pegawai. Yg paling ikonik dr beliau adalah selalu pakai peci warna putih,” tulis @babukochenk.

“Capt. Afwan salah satu capt. terbaik yg pernah saya kenal. Tidak pernah rewel walaupun pesawat ada rusak dia bilang ke teknik dgn baik dan sabar, dermawan bgt lagi orangnya😭 dan selalu identik dengan kopyah putihnya. Safeflight to jannah capt,” tulis @rizkianoob.

Untuk diketahui, Sabtu kemarin Sriwijaya Air Boing 737-500 tujuan Jakarta Pontianak, hilang kontak dan diduga jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan total penumpang kecelakaan Sriwijaya Jakarta – Pontianak mencapai 50 orang penumpang bersama 12 orang kru kabin.

“Penumpang terdiri dari 43 dewasa, 7 anak -anak, dan 3 balita. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dengan lancar,” katanya dalam press conference, Sabtu (9/1/2021). (hs/ns)

Komentar