Gorok Leher Istri Hingga Tewas, Ardi Tewas Dikeroyok Keluarga Istri

Gambar Gravatar
Juli 8, 2020-News

Nasional.id – Kasus kekerasan dalam rumah tangga berujung maut terjadi lagi, kali ini menimpa rumah tangga Ardianus Bulu Malo alias Ardi berusia 24 tahun.

Dia tewas bersimbah darah bersama istrinya bernama Vin Sinsiana Marunce alias Lince berusia 22 tahun.

Peristiwa itu terjadi di mess perkebunan kelapa sawit Estate Melata, Desa Melata, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Jumat (3/7), lalu.

Kasat Reskrim Polres Lamandau Iptu Far’ul Usaedi kepada wartawan mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, pasangan suami istri (Pasutri) tersebut pulang ke rumahnya sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat di dalam rumah, mereka terlibat pertengkaran yang diduga karena cemburu, suami menuduh istri selingkuh.

Warga yang mendengar pertengkaran itu, mendatangi rumah Pasutri tersebut namun pintu rumah tertutup rapat.

“Warga memaksa masuk dengan cara mendobrak pintu rumah, namun kembali keluar rumah lagi karena Ardi (suami) sudah memegang parang dan mengarahkannya ke Lince,” jelas Far’ul Usaedi.

Setelah itu, keluarga korban yang ada di luar rumah sempat mendengar teriakan dan suara seperti orang ngorok lalu melihat darah mengalir dari dalam rumah korban.

“Keluarga korban lalu melempari rumah Ardi dengan batu, tujuannya agar Ardi keluar rumah. Tak lama kemudian, Ardi keluar rumah dan jatuh tersungkur. Dia lalu dikeroyok oleh keluarga korban yang berjumlah sembilan orang menggunakan batu dan parang hingga Ardi tewas di tempat kejadian” sambung Far’ul.

Sembilan orang tersebut kini telah diamankan dan dijadikan tersangka mereka masing masing berinisial DG, YM, AT, AL, MS, SM, AJ, MD, SB. Tiga diantaranya adalah saudara kandung Lince.

Mereka dijerat Pasal berlapis 338 KUHP dan atau Pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHP tentang pembunuhan dan pengeroyokan yang menyebabkan matinya orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (HS/NS)

Komentar