BNNK Jakarta Utara Bentuk Relawan Anti Narkoba

Gambar Gravatar
November 12, 2020-News

Nasional.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNNK) Jakarta Utara, melalui Seksi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat ( P2M) , melakukan Asistensi Penguatan Dalam Rangka Pembentukan Relawan Anti Narkoba.

Pelaksanaan yang diselenggarakan pada 2 hari ini ( 12 dan 13 November 2020) di Ruang Rapat Kesbangpol Jakarta Utara, dibuka oleh Wakil Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, yang didampingi oleh Kepala Kesbangpol Jakarta Utara Iyan Sofiyan Hadi.

Wakil Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyampaikan dukungan support kepada Relawan Anti Narkotika agar dapat melaksanakan tugasnya menyuport pemerintah khusunya di lingkungan Jakarta Utara dan bersinergi guna menciptakan lingkungan bersih dari narkotika.

“Dilakukan secara berkelanjutan dan kontinu, terutama oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) Jakarta Utara. Seperti menghadapi COVID-19, semuanya harus keluar bersama melawan narkoba mulai dari anak kecil sampai kakek-kakek, dari orang susah sampai orang kaya, dari orang biasa sampai pejabat nasional,” katanya.

Dengan adanya pembentukan relawan ini, Ali mengatakan ini adalah kegiatan bersama bagaimana cara menanggulanginya penyebaran narkoba secara komprehensif dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, swasta dan dunia akademisi.

“Pemberantasan narkoba ini harusnya seperti pembentukan relawan pemberantasan COVID-19 dan demam berdarah, sampai ditingkat rumah tangga atau keluarga. Karena kita tidak pernah tahu kapan anggota keluarga kita terkena narkoba. Relawan harus betul-betul tahu ciri-ciri dan tandanya dan harus mengenal apa dan bagaimana narkoba itu supaya tahu betul musuh kita siapa. Dan yang terpenting jika mengetahui adanya peredaran narkotika segera dikoordinasikan, jangan pernah menangani dan mengeksekusi langsung peredaran narkotika itu, serahkan segala sesuatunya kepada aparat hukum,” tuturnya.

Sementara pada kesempatan itu, materi Assitensi disampaikan oleh Kasi P2M RB Indira Maharani dan dr Novianti Purnamasari. Indira Maharani menyampaikan materi tentang hidup 100 persen sehat sadar produktif tanpa Narkotika serta relawan anti narkotika dan kenali bahaya narkotika, dan pulihkan bersama PBM.

“Diperlukankannya relawan anti narkotika ini karena merupakan kepanjangan tangan untuk bersinergi bersama dengan BNNK Jakarta Utara dalam mengkampanyekan, menginformasi edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan tentunya tidak main hakim sendiri,” terang Indira.

Indira juga mengatakan tujuan dibentuknya relawan nantinya sebagai penyuluh masyarakat yang memberikan pengetahuan dan pemahaman melalui sosialisasi bahaya narkoba.

“Juga sebagai inisiator yang merancang dan mengimplementasikan program pencegahan secara mandiri, sebagai motivator yang menggerakkan masyarakat dan sebagai fasilitator yang menjembatani BNN dengan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan),” tandasnya. ED/NS

Komentar