Ada Apa? Bangunan di Sunter Sudah Disegel Petugas Tapi Pekerja Masih Aktif

Gambar Gravatar
Agustus 10, 2020-News

Jakarta – Pekerjaan proyek pembangunan rumah besar di Jalan Agung Barat, Blok B.17 No.13, RT 012 / RW 10, dan  Jalan Agung Barat Blok 21, No.7A, RT07/RW 010 Kelurahan Sunter Agung Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, disegel petugas.

Kedua bangunan besar tersebut diduga akan dijadikan usaha jenis kos-kosan.

Bangunan tersebut disegel karena diduga melanggar aturan, namun pemilik terkesan bandel dan tetap melanjutkan aktivitas proyek pembangunan tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.

Menurut sejumlah pekerja pada proyek tersebut, mereka belum mendapat perintah dari siapapun untuk memberhentikan kegiatan dan tetap beraktivitas meskipun terpasang segel.

“Kami ini hanya sebatas pekerja dan tidak ada perintah dari siapapun untuk berhenti mengerjakannya,” ungkap salah seorang pekerja proyek di lokasi bangunan mereka bekerja.

Pemerhati Kebijakan Publik, Chaerulsyah Hasibuan sangat menyayangkan ulah pemilik proyek rumah besar ini.

“Sepatutnya tindakan penyegelan yang dilakukan pihak terkait dalam hal ini Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Utara, dipatuhi, bukan terkesan dianggap remeh atau diabaikan. Ini jelas pelanggaran besar tidak bisa ditolelir, kalau saja instansi terkait mau menerapkan aturan dengan baik,” tuturnya Senin (10/08)

Chaerul menambahkan, sebaiknya pemilik mematuhi apa yang menjadi pelanggarannya, seperti yang tertuang pada  Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung serta Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2012, tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

”Segel jangan hanya menjadi pemanis dan formalitas, kalau masih ada aktivitas di bangunan yang sudah disegel,” ungkapnya.

Kasie Penindakan Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Utara, Ki Hajar Bonang ketika dimintai tanggapanya melalui pesan WA, hingga bwrita ini diterbitkan, belum memberi tanggapan.

Untuk diketahui, kedua proyek pembangunan rumah besar jenis kos-kosan sebelumnya sempat dikeluhkan sejumlah warga sekitar. Dan setelah ada keluhan, petugas melakukan pengecekan dan ditemukan ada pelanggaran sehingga dilakukan penyegelan. (Ar/Ns)

Komentar