Usai Menikam Istri Hingga Tewas, Pria Bertato ini Nangis Diringkus Polisi

Gambar Gravatar
Januari 21, 2021-Kriminal

Nasional.id – Berakhir sudah pelarian Sakka alias Kamaluddin, dia diringkus di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), oleh petugas kepolisian resort Bone jajaran Polda Sulsel di back up oleh personel Polres Berau.

Pria berusia 24 tahun tersebut diduga usai membunuh istrinya di lingkungan Tallumae, Kelurahan Bukaka, Kabupaten Bone, Sulsel, langsung melarikan diri dan dinyatakan DPO.

Sekitar dua bulan dalam pelarian akhirnya pria yang badannya dipenuhi tato itu berhasil diringkus, Rabu kemarin (20/1/21), dan akan diterbangkan ke Mapolres Bone hari ini Kamis 21 Januari 2021.

“Iya (Sakka) sudah diamankan di Berau dan Kamis besok akan diterbangkan ke Bone untuk proses lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardi Yusuf kepada wartawan Rabu kemarin (21/1/21).

Hal senada diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry Putra Samodra, bahwa Sakka yang telah dua bulan dalam pengejaran berhasil diamankan di Berau.

“Sakka, melarikan diri dari Kabupaten Bone menuju Sulawesi Tenggara (Sultra),” ucap Ferry.

Dari Sultra, urai Ferry, Sakka berlayar ke Kalimantan menumpang kapal pengangkut sembako yang menuju pelabuhan di Samarinda. Keberadaan Sakka di Samarinda berhasil diketahui oleh petugas karena mantan napi tersebut sempat berfoto ria di Pelabuhan Samarinda lalu mengunggahnya di media sosial.

“Sayangnya setelah itu, personel kehilangan jejak dan tak bisa ditemukan,” tutur Ferry.

Tapi polisi tak berhenti sampai disitu, mereka terus mencari pria yang diduga telah menikam istrinya secara bertubi tubi hingga tewas bersimbah darah itu, dan pada hari Rabu 20 Januari akhirnya polisi mengetahui bahwa Sakka berada di rumah keluarganya di Tanjung Batu Berau.

“Dia pun langsung diamankan dan akan diterbangkan ke Bone guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungka Ferry. (*)