Tidak Puas dengan Istri 2, AA Cabuli Putri Kandungnya yang Masih di Bawah Umur

Gambar Gravatar
Minggu, 10 Jan 2021, 12: 21 pm-Kriminal

Nasional.id – Seorang ayah di Deli Serdang, Sumatera Utara ditangkap polisi karena diduga telah mencabuli anak kandungnya. Pria tersebut berinisial AA (55), warga salah satu desa di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Bukan hanya AA, anak kandungnya berinisial MI berusia 15 tahun juga digelandang ke Mapolres Deli Serdang pada hari Kamis (7/1/21). AA diringkus karena diduga telah mencabuli anak gadisnya berinisial DSN berusia 13 tahun.

MI pun demikian, dia diringkus karena diduga telah mencabuli DSN yang tak lain adalah adik kandungnya. Menurut Polisi, perbuatan bejat kedua pelaku telah berlangsung cukup lama. Awalnya MI yang mencabuli DSN. Aksinya diketahui oleh AA, namun bukannya menegur MI, AA bahkan ikut serta mencabuli DSN tapi diwaktu yang berbeda.

Kepada polisi, pria yang telah berisitri dua tersebut mengaku telah mencabuli korban sebanyak 20 kali sejak tahun 2018 lalu sedangkan MI sebanyak telah 5 kali. “Saya sangat menyesal. (Waktu itu) dalam pemikiran (saya) seperti kesetanan,” ujar AA kepada wartawan di Mapolresta Deli Serdang.

Perbuatan bejat kedua pelaku baru terungkap setelah korban memberanikan diri menceritakan hal itu kepada seseorang berinisial RA. RA lalu menyampaikan hal itu kepada ibu kandung korban berinisial JI (50).

Tak terima anak gadisnya jadi pelampiasan nafsu bejat suami dan puteranya, JI melapor ke Polresta Deli Serdang sehingga keduanya diamankan dan kini mendekam di Sel Tahanan.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Firdaus kepada wartawan mengatakan bahwa kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal perlindungan anak yakni pasal 81 Ayat (3) Subs Pasal 82 Ayat 1 UU JO Pasal 76 , 76 E UU RI No 17 Tahun 2016 tentang perubahan Perpu No 01 Tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU RI no 23 tahun 2002 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Selain itu kedua pelaku juga terancam mendapat sanksi tambahan yakni hukuman kebiri. Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP). Tapi, kata Firdaus, pihaknya akan berkordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk penerapan PP tersebut. “kita akan berkordinasi dengan pihak JPU,” ujar Firdaus menandaskan. (**/ns)

Komentar