Terlibat Peredaran Uang Palsu, Dua Warga Kuningan Dibekuk

Gambar Gravatar
Kamis, 01 Okt 2020, 9: 12 am-Kriminal

KuninganJabar, Nasional.id Dua warga berinisial S dan D asal Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa barat, ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Cimahi karena diduga terlibat peredaran Uang Palsu atau Upal.

Dalam penangkapan kedua pelaku, petugas juga mengamankan sebuah mesin printer untuk mencetak uang palsu.

Kapolsek Ciawigebang Kompol Yayat Hidayat kepada wartawan mengatakan, terungkapnya sindikat Upal yang melibatkan 2 warga Kecamatan Ciawigebang tersebut, bermula saat salah seorang jaringan pelaku tertangkap di wilayah Padalarang dengan jumlah Upal sebesar Rp82 juta pecahan seratus ribu.

“Awalnya jaringan pelaku tertangkap di Cimahi, lalu dilakukan pengembangan kemudian terungkaplah beberapa pelaku. Hasil dari keterangan para pelaku mengarah ke Brebes yang kemudian mengarah juga ke Ciawigebang. Akhirnya tertangkaplah dua pelaku ini yakni S dan D warga Kecamatan Ciawigebang,” terang Yayat Hidayat, Kamis (01/10).

Delapan orang pelaku yang ditangkap, mereka berasal dari Brebes, Indramayu, dan Karawang. Sedangkan untuk mesin cetak yang diduga untuk cetak uang palsu yang berhasil diamankan di sebuah toko yang dikontrak pelaku, menurut pengakuan dari pelaku belum pernah beroperasi.

“Hal ini dikarenakan, mesin cetak tersebut baru sekitar 3 hari ada di toko tersebut. Mesin cetak tersebut diamankan di sebuah toko yang berada di Desa Ciawigebang. Pelaku menempati toko tersebut baru sekitar 2 minggu,” imbuh Kapolsek.

“Uang palsu yang berhasil disita sebesar 82 juta rupiah merupakan cetakan dari Jakarta. Para pelaku saat ini telah dibawa oleh pihak Polres Cimahi untuk dilakukan proses lanjutan di sana,” tandas Yayat. (rd/ns)

 

 

 

Komentar