Pria ini Bunuh Istrinya lalu Mayatnya Dicebur ke Sumur Gegara ingin Kuasai Hartanya

Gambar Gravatar
Mei 1, 2021-Kriminal

Nasional.id – Reni alias Tukini (57) ditemukan tewas di dalam sumur tua di Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Selasa pagi (20/4/2021).

Jazad korban yang diketahui adalah warga Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan tersebut, ditemukan oleh seorang warga yang akan mengambil bibit ubi kayu disekitar sumur.

Saat ditemukan, korban memakai celana jins baju kotak-kotak serta mengenakan kalung emas.

Dari penelusuran yang dilakukan Polis, Reni diyakini sebagai korban pembunuhan. Dia diduga dibunuh oleh suaminya sendiri atas nama Joko (45), warga Jalan 12 Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Joko akhirnya diamankan di Kampung Binjai Agung, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah, di rumah kerabatnya, Senin sore (26/4/2021). Sayangnya Joko melawan saat hendak ditangkap sehingga dilumpuhkan.

“Saat akan ditangkap, tersangka (Joko) melawan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur melumpuhkan tersangka dengan timah panas,” jelas Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Kamis (29/4).

Dari hasil interogasi, kata Popon, Joko mengakui membunuh Reni, yang merupakan istri ketiganya yang dinikahi secara siri. Motifnya, karena ingin menguasai seluruh harta milik korban. Korban diketahui memiliki aset yang cukup banyak.

Pembunuhan ini pun sudah direncanakan dalam perjalanan dari Waykanan menuju Bandarlampung. Awalnya terjadi pertengkaran antara korban dan pelaku, karena Joko ketahuan telah menikah lagi.

“Reni tidak terima Joko menikah lagi, apalagi Joko telah menghabiskan uang Rp300 juta milik korban, akhirnya terjadi cekcok. Joko lalu mengambil balok dan memukul kepala Reni. Reni juga dipukul pakai batu dari pinggir jalan Pasar Candirejo,” jelas Popon.

Saat pingsan, lanjut Popon, Joko membungkus tubuh korban dengan terpal lalu dinaikkan ke mobil pikap L300 bernomor polisi BE 9257 WE.

Dalam perjalanan, korban kembali dipukul dengan batu bata. Korban kemudian dibawa ke rumah kosong di Kampung Tanjungratu Ilir. Di bagian belakang itu ada sumur yang sudah tak terpakai. Tubuh Reni pun diceburkan ke dalam sumur itu.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun, seumur hidup atau hukuman mati,” tandasnya.