Pencuri Ternak dan Mesin Traktor Asal Bone Diringkus di Barru

Gambar Gravatar
Desember 3, 2020-Kriminal

Nasional.id – Resmob Polres Barru jajaran Polda Sulsel berhasil meringkus 2 orang pria terduga pelaku pencuri ternak dan mesin traktor di Banga-bangae Desa Anabanua, Kabupaten Barru, Rabu (02/12/2020).

Kasubbag Humas Polres Barru, Kompol Sainuddin kepada nasional.id mengatakan kedua pria tersebut bernama Suharman alias Suha (40), warga Tabbae Desa Benteng Tellu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulsel, dan Resky alias Ide (30), warga Desa Pacciro, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulsel.

Kedua pria ini diamankan bersama barang bukti berupa 1 unit Traktor Merek Yanmar, 1 unit mobil Daihatsu Grandmas warna silver nopol DP-8857-HD.

“6 pasang sendal jepit (sendal para pelaku), 2 pasang baju kaos warna putih dan biru, 1 buah topi warna hitam biru, 7 buah kunci ring berbagai ukuran yang mereka gunakan mencuri, 1 buah pisau dapur dan tali,” ungkap Sainuddin, Kamis (03/12/2020).

“Mereka diamankan sesuai LP/246 /XII/2020/Sulsel/Res. Barru. TKP Kel. Sepee Kec. Barru Kab. Barru. 2 rekan pelaku kini masih dalam pengejaran,” imbuhnya.

Awalnya, kata Sainuddin, pihaknya melakukan penyelidikan terkait laporan polisi tersebut. Tiba tiba menemukan mobil terparkir dibahu jalan, Saat didatangi, sopir kendaraan tersebut langsung tancap gas meninggalkan tempat.

“Selanjutnya dilakukan pengejaran hingga sopir mobil tersebut hilang kendali lalu menabrak pohon. Para pelaku lari lagi masuk hutan hingga dilakukan lagi pengejaran dan berhasil mengamankan keduanya, dua lainnya dalam pengejaran,” ucap Sainuddin mengurai kronologi penangkapan.

“Saat diintrogasi, Suha mengakui perbuatannya telah mencuri sesuai laporan polisi tersebut. Aksinya dilakukan bersama Resky dan dua lainnya yang masih dalam pengejaran. Saat ini kedua tersangka sedang diintrogasi lebih lanjut,” beber Sainuddin.

Modus tersangka dalam melakukan aksinya, pertama tama berangkat dari Bone ke Barru untuk melakukan pencurian dengan cara mobile. Setelah mendapatkan targetnya, pelaku pun memarkir kendaraan yang mereka gunakan sekitar 30 Meter dari rumah korban.

“Kemudian para pelaku mengambil barang korban dengan cara membuka pertama kali mesin menggunakan kunci yang telah mereka siapkan sebelumnya kemudian mengangkat rangka serta ban traktor ke atas mobil lalu membawanya ke wilayah Kabupaten Soppeng untuk dijual,” pungkas Sainuddin. (hs/ns)

Komentar