Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, 4 Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara

Gambar Gravatar
Januari 22, 2021-Kriminal

Nasional.id – Polisi Polres Gorontalo Kota telah menetapkan 4 orang tersangka pada kasus video viral Bayi 4 bulan dicekoki miras, Jumat (21/1/21).

Mereka dijerat dengan Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan maksimal 10 tahun penjara atau minimal 2 tahun.

Awalnya enam orang yang diamankan polisi usai video berdurasi 1.4 menit tersebut viral. Namun setelah dilidik, dua diantaranya dikembalikan karena, menurut Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, AKP Laode Arwansya, kedua pria tersebut tidak terlibat.

“Iya hanya empat yang terlibat dan dijadikan tersangka. Awalnya enam yang diamankan setelah dilakukan penyelidikan akhirnya dua dinyatakan tidak terlibat. Saat kejadian keduanya sudah tidak berada di tempat kejadian,” ungkap Laode.

Diberitakan sebelumnya, Video seorang bayi 4 bulan dicekoki Miras (minuman keras) oleh pria bertato, viral di media sosial. Aksi itu kemudian berujung pada tindak pidana, Kamis (20/1/21).

Polisi Polres Gorontalo Kota langsung bergerak dan mengamankan pria dalam video tersebut. Belakangan diketahui bahwa pria tersebut adalah paman korban bernama Andika warga Kota Gorontalo.

Bukan hanya Andika, polisi juga meringkus lima lainnya yang juga terlibat dalam video itu. Korban yang masih berusia 4 bulan dicekoki miras oleh pelaku dengan cara miras tersebut dimasukkan ke dalam dot kemudian puting dot dimasukkan ke mulut korban layaknya sedang menyusui.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Laode Arwansyah yang konfirmasi wartawan mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di rumah pelaku di kelurahan Molosipa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

“Awalnya korban digendong oleh ibunya namun karena rewel maka diambil oleh pelaku lalu terjadilah peristiwa itu (korban dicekoki miras). Pelaku saat itu sedang berpesta minuman keras bersama rekan rekannya,” ungkap Laode.

Orangtua korban baru mengetahui bahwa anaknya diperlakukan seperti itu setelah video berdurasi 1.04 menit tersebut viral di media sosial.

Kini keenam terduga pelaku diamankan di Mapolres Gorontalo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (rd)