2 Pria Asal Wajo Diringkus Polisi Usai Sandera Warga Gegara Sabu

Gambar Gravatar
Juli 20, 2020-Kriminal, Regional

Nasional.id – Dua orang pria pelaku penyekapan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil diamankan oleh Resmob jajaran Polda Sulsel, Minggu (19/07)

Keduanya bernama Misdar alias Lamming (33), warga Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo dan Arsyad (43) warga Dusun Kulampu, Desa Kalamase, Kabupaten Wajo.

Dir Reskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko membenarkan hal itu. Dia mengatakan bahwa kedua pelaku diamankan usai menyandera dan menyekap korban atas nama Nurdin alias Goba di Kabupaten Wajo.

“Kronologis kejadian diketahui Jumat, tanggal 17 Juli 2020 sekitar Pukul 16.45 WITA. Kemudian berdasarkan hasil lidik, terduga pelaku diketahui berada di Kabupaten Sidrap, personel langsung bergerak mengamankan Misdar lalu dikembangkan diamankanlah Arsyad di Kabupaten Wajo. Selanjutnya digelandang ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk dintrogasi,” ucap Didik Agung.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo juga membenarkan hal itu.

Dia mengatakan bahwa setelah ditangkap lalu diinterogasi, Misdar dan Arsyad mengakui bahwa benar korban atas nama Nurdin alias Goba ia sandera di Kabupaten Wajo dikarenakan Nurdin telah disuruh oleh Misdar untuk membeli sabu-sabu senilai Rp20 juta akan tetapi barang tersebut palsu

Sehingga Misdar bersama teman-temannya yaitu Arsyad dan Siang merasa ditipu dan memanggil teman-temannya yang berjumlah 9 orang bernama Adi, Aco, Tahang, Hamka, Pallawa Gau, Iwang, Rustam, Sudirman dan Menni untuk menyandera Nurdin selama dua hari dan melakukan penganiayaan secara bersama sama di rumah Siang di Kecamatan Keera Kabupatem Wajo.

“Akibat penyanderaan dan penganiayaan tersebut, 4 Gigi bagian depan Nurdin alias Goba terlepas. Pelaku juga memeras korban dengan uang senilai 50 juta rupiah. Sembilan temannya yang diduga juga menjadi tersangka belum diamankan dan masih dalam pencarian sedangkan Misdar dan Arsyad kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kunci Ibrahim Tompo. (hs/ns)

Komentar