2 Curanmor di Surabaya Dilumpuhkan dan Terancam 7 Tahun

Gambar Gravatar
Agustus 28, 2020-Kriminal

Nasional.id – Dua pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), dilumpuhkan timah panas oleh tim Jatanras Polrestabes Surabaya.

Keduanya bernama Aditya Bagus Permana (20), warga Jalan Bulak Rukem dan Praseto Mudhofar (23), warga Jalan Dukuh Setro X, Surabaya, Jatim.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Wahyudin Latief kepada wartawan mengatakan bahwa kedua pelaku berupaya melarikan diri saat hendak disergap sehingga diberi tindakan tegas dan terukur.

Latief juga menyebut bahwa kedua bandit tersebut dikenal cukup licin. Mereka biasa menyasar minimarket dan toko kelontong.

“Mereka juga menyasar tempat umum yang yang tidak ada juru parkirnya lalu beraksi dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T” terang Latief.

Saat beraksi di minimarket di kawasan Tambaksari, Surabaya, keduanya sempat terekam kamera CCTV. Dia menggasak sepeda motor milik korban berinisial EY.

Dalam rekaman tersebut EY terlihat memarkir dan mengunci stang sepeda motornya lalu masuk ke mini market. Saat kembali, korban mendapati motornya sudah tiada. Dia kemudian melaporkan ke Polsek Tambaksari.

“Setelah menerima laporan, kami melakukan olah TKP hingga mendapatkan sejumlah alat bukti termasuk rekaman CCTV. Setelah berhasil mengidentifikasi pelaku dan ciri cirinya kami kantongi, kami langsung melakukan penangkapan,” imbuh Latief.

Dalam rekaman CCTV itu terlihat kedua pelaku hanya butuh waktu satu menit untuk merusak kunci lalu membawa kabur motor korban.

Selain mengamankan sepeda motor sebagai sarana, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kunci letter T yang diduga digunakan pelaku dalam beraksi. Polisi mencatat, pelaku telah beraksi sebanyak 10 kali. Dua di Kalijudan ada di Tambaksari dan Kenjeran.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan, Pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Komentar