13,5 Kg Sabu Nyaris Beredar di Samarinda, 2 Kurirnya Berhasil Diringkus

Gambar Gravatar
Mei 20, 2021-Kriminal

Nasional.id – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman menggelar konferensi pers terkait pengungkapan narkoba jenis sabu sabu sebanyak 13,5 Kilogram di Lobby Mako Polresta Samarinda, Rabu (19/5/21).

Arif mengatakan, pengukapan barang haram tersebut bermula saat petugas mencurigai dua orang pria berboncengan mengendarai sepeda motor dan mengambil sesuatu di bawah pohon, di Jalan Tekukur 2, tepatnya disebuah pangkalan ojek online (ojol) pada hari Senin 17 Mei 2021 sekira pukul 16.00 WITA.

Petugas pun mengikuti dua orang tersebut dan salah satu diantaranya turun di Jalan Hasan Basri Gang 4. Setelah itu petugas mengikuti orang yang masih di atas motor dan langsung diberhentikan di Jalan Letjend S.Parman.

Pria tersebut berinisial RD (42). Saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu unit handphone android, yang terdapat percakapan via SMS. Dalam percakapan itu, RD menyuruh rekannya untuk mengambil sepeda motor di parkiran Hotel Midtown.

Tak berselang lama, rekan RD yang diturunkan tersebut pun menghubungi RD melalui pesan singkat menanyakan posisi kendaraan roda dua tersebut.

RD pun membalas dengan mengatakan ‘motor terparkir di parkiran Hotel Midtown dan situasi aman’.

Setelah itu petugas bergegas menuju Hotel Midtown dan tepat di pintu keluar parkiran, petugas langsung memberhentikan laki-laki yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario KT 5439 IW warna putih biru berinisial BN.

Saat digeledah, ditemukan satu kantongan warna biru di dalam jok motor yang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu, sebanyak dua bungkus paket besar, dengan berat 2.820,30 gram bruto, satu unit handphone, serta STNK motor, yang di dalam lipatannya terdapat  satu lembar kwitansi pelunasan pembayaran kontrakan rumah.

Dari ungkapan itu, petugas melakukan pengembangan ke alamat rumah yang tercantum dalam kwitansi tersebut yakni di Jalan Pemuda 1 No.17 RT. No.08 Kelurahan Temindung Kecamatan Sungai Pinang Samarinda Kalimantan Timur.

Setibanya di rumah tersebut, petugas langsung melakukan penggeledahan dan sebuah lemari plastik warna biru di kamar utama, yang didalamnya terdapat plastik warna merah, berisikan delapan bungkus paket besar yang diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 10.700,5 gram bruto.

“Setelah itu para pelaku langsung kami bawa ke Mako Polresta Samarinda, untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” terang Arif.

“Peran (kedua tersangka) adalah sebagai kurir dan dari pengakuannya, barang ini berasal dari Tawau Malaysia, untuk jalur yang digunakan masih kami dalami karena kami amankan pelaku ini saat mengambil barang. Untuk pemiliknya masih kami dalami, yang jelas barang ini akan diedarkan di Samarinda,” imbuh Arif.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) JO pasal 132 ayat (2) UU RI NO. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara maksimal hukuman mati.  (hs/ns)